With SERVE and SMILE

Foto saya
ESIA :(021)9187 9973 XL : 0878 800 525 61 FAX :(021)829 81 78

Selasa, 29 Desember 2009

DESKRIPSI PETULU

Secara historis , awal mula kedatangan burung-burung bangau ke desa itu diperkirakan tahun 1965 .Data yang pasti belum ada , namun diperkirakan jumlahnya antara 5.000 - 15.000 ekor .
Dari ribuan burung bangau tersebut , menurut Victor Masron , di klasifikasikan atas 4 (empat) Jenis :
  1. Grettagarzetta atau Little Egret ( LE ) .
  2. Egrtta Intermedia atau Plumed Egret ( PE ) .
  3. Bululcuz Abis atau Cattle Agret ( CE ) .
  4. Ardeola Speciosa atau Jawa Pond Heron .
Keempat jenis burung bangau tersebut memiliki Ciri yang hampir sama . Bedanya terletak pada warna sebahagian bulu tatkala musim kawin , warna kaki dan ciri kuncir . Dalam memilih pohon tempat tidur , keempat jenis itu memiliki kekhasan tertentu .

Populasi terbanyak adalah dari jenis : Bulucuz Ibis atau Cattle Egret ( CE ) , sekitar 60% .


Laporan penelitian Dr. Wayan Bawa ( FKIP-UNUD ) menyebutkan adanya 3 (tiga) Variasi Bangau atau Kokokan atau Blekok di desa Petulu , yaitu :
  • Yang berbulu Putih mulus ; ini yang terbanyak .
  • Yang berbulu Kuning kecoklatan pada bagian kepala dan bulu lainnya Putih .
  • Yang mempunyai warna Hitam pada bagian Punggung , Kemerahan pada Dada dan Putih pada bagian lainnya .

Pepohonan tempat hidupnya burung bangau itu juga beragam . Jenis-jenis pohon tersebut yang dihuni bangau adalah :

  • Pohon Bunut ( Ficus sp ) .
  • Kayu Pule ( Alstonia Scholortis ) .
  • Pohon lainnya seperti : Kelapa , Nangka , Mangga , Jeruk , dan lain-lainnya .

Antara manusia / warga desa dengan bangau di desa Petulu telah berkembang satu pola hubungan yang bersifat Simbiosis . Apa lagi dengan adanya AWIG-AWIG ( Peraturan Desa ) :

" Dilarang membunuh , menangkap , menembak , burung bangau serta Dilarang Mengambil telur burung bangau dari sarangnya "


Setiap Pelanggaran tersebut dikenakan denda Rp. 10.000 ,- ( Sepuluh Ribu Rupiah ) .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar