Secara historis , awal mula kedatangan burung-burung bangau ke desa itu diperkirakan tahun 1965 .Data yang pasti belum ada , namun diperkirakan jumlahnya antara 5.000 - 15.000 ekor .
Dari ribuan burung bangau tersebut , menurut Victor Masron , di klasifikasikan atas 4 (empat) Jenis :
Dari ribuan burung bangau tersebut , menurut Victor Masron , di klasifikasikan atas 4 (empat) Jenis :
- Grettagarzetta atau Little Egret ( LE ) .
- Egrtta Intermedia atau Plumed Egret ( PE ) .
- Bululcuz Abis atau Cattle Agret ( CE ) .
- Ardeola Speciosa atau Jawa Pond Heron .
Populasi terbanyak adalah dari jenis : Bulucuz Ibis atau Cattle Egret ( CE ) , sekitar 60% .
Laporan penelitian Dr. Wayan Bawa ( FKIP-UNUD ) menyebutkan adanya 3 (tiga) Variasi Bangau atau Kokokan atau Blekok di desa Petulu , yaitu :
- Yang berbulu Putih mulus ; ini yang terbanyak .
- Yang berbulu Kuning kecoklatan pada bagian kepala dan bulu lainnya Putih .
- Yang mempunyai warna Hitam pada bagian Punggung , Kemerahan pada Dada dan Putih pada bagian lainnya .
Pepohonan tempat hidupnya burung bangau itu juga beragam . Jenis-jenis pohon tersebut yang dihuni bangau adalah :
- Pohon Bunut ( Ficus sp ) .
- Kayu Pule ( Alstonia Scholortis ) .
- Pohon lainnya seperti : Kelapa , Nangka , Mangga , Jeruk , dan lain-lainnya .
" Dilarang membunuh , menangkap , menembak , burung bangau serta Dilarang Mengambil telur burung bangau dari sarangnya "
Setiap Pelanggaran tersebut dikenakan denda Rp. 10.000 ,- ( Sepuluh Ribu Rupiah ) .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar